Pertunjukan yang Ditunggu
Saat itu mungkin adalah saat yang
membahagiakan untukku. Aku dan kedua temanku dipilih untuk mengiringi acara
pentas seni Satic in Action di sekolahku. Untuk pertama kalinya aku, Fica, dan Beverly bermain alat musik
tradisional di sekolah kami di hadapan banyak orang.
Aku dan
temanku mewakili ekstrakulikuler karawitan. Aku merasa sangat takut karena aku
harus bermain alat musik slentep dengan benar dan sempurna karena
pertunjukkanku dan kedua temanku itu dilihat oleh para wali murid, guru,
teman-teman seangkatan, kakak kelas dan adik kelas. Saat itu aku sangat
berharap aku dapat melakukan ini dengan baik.
Saat
pertunjukkan aku, Fica, dan Beverly memakai kebaya, saat itu adalah pertama
kalinya aku dan kedua temanku menggunakan kebaya di sekolah apalagi kebaya kami
bewarna merah mencolok dan kami bertiga menggunakan kebaya dengan motif yang
sama, rasanya aku sangat tidak percaya diri menggunakan kebaya itu.
Saat
mengenakan kebaya aku dan kedua temanku sibuk melihat cermin dan melontarkan
banyak pertanyaan “Kebaya ini cocok kan buat aku ?”, “Kebayanya bagus gak
sih?”, “Aku cantik kan pake kebaya ini?Aku ngak PD nih!”. Ya begitulah
sibuknya kami mengomentari kebaya kami yang hanya untuk dipakai selama 2 jam.
Setelah
mengenakan kebaya kami bertiga memakai make-up! Kami di make-up oleh para
tante-tante cantik, awalnya kami merasa tenang tetapi setelah selesai di
make-up dan kami melihat cermin, kami langsung teriak! Ya
ampun tebal sekali make-up nya! Temanku bahkan menghapus sedikit make-up
diwajahnya.
Kemudian setelah itu kami menuju tempat
pertunjukkan, aku merasa sangat ketakutan, jantungku berdetak sangat cepat,
rasanya seperti ulangan matematika mendadak! Tetapi aku dan temanku bertekad
untuk memberikan yang terbaik.Kami membawakan 5 lagu, 1 lagu indentitas
sekolah, 2 lagu dangdut dan 2 lagu daerah.
Setelah
pertunjukkan selesai aku, Fica, dan Beverly beserta temanku yang lain foto
bersama di panggung. Meskipun saat itu adalah saat yang menegangkan untukku
tetapi aku senang bisa menampilkan yang terbaik, apalagi ditemani olrh kedua
temanku Fica, dan Beverly yang memberiku semangat agar aku bisa memberikan yang
terbaik untuk semua orang.
Wah Keren
BalasHapus