Kamis, 21 April 2016

Pensi



Pertunjukan yang Ditunggu

Saat itu mungkin adalah saat yang membahagiakan untukku. Aku dan kedua temanku dipilih untuk mengiringi acara pentas seni Satic in Action di sekolahku. Untuk pertama kalinya aku, Fica, dan Beverly bermain alat musik tradisional di sekolah kami di hadapan banyak orang.

Aku dan temanku mewakili ekstrakulikuler karawitan. Aku merasa sangat takut karena aku harus bermain alat musik slentep dengan benar dan sempurna karena pertunjukkanku dan kedua temanku itu dilihat oleh para wali murid, guru, teman-teman seangkatan, kakak kelas dan adik kelas. Saat itu aku sangat berharap aku dapat melakukan ini dengan baik.

Saat pertunjukkan aku, Fica, dan Beverly memakai kebaya, saat itu adalah pertama kalinya aku dan kedua temanku menggunakan kebaya di sekolah apalagi kebaya kami bewarna merah mencolok dan kami bertiga menggunakan kebaya dengan motif yang sama, rasanya aku sangat tidak percaya diri menggunakan kebaya itu.

Saat mengenakan kebaya aku dan kedua temanku sibuk melihat cermin dan melontarkan banyak pertanyaan “Kebaya ini cocok kan buat aku ?”, “Kebayanya bagus gak sih?”, “Aku cantik kan pake kebaya ini?Aku ngak PD nih!”. Ya begitulah sibuknya kami mengomentari kebaya kami yang hanya untuk dipakai selama 2 jam.

Setelah mengenakan kebaya kami bertiga memakai make-up! Kami di make-up oleh para tante-tante cantik, awalnya kami merasa tenang tetapi setelah selesai di make-up dan kami melihat cermin, kami langsung teriak! Ya ampun tebal sekali make-up nya! Temanku bahkan menghapus sedikit make-up diwajahnya.

Kemudian setelah itu kami menuju tempat pertunjukkan, aku merasa sangat ketakutan, jantungku berdetak sangat cepat, rasanya seperti ulangan matematika mendadak! Tetapi aku dan temanku bertekad untuk memberikan yang terbaik.Kami membawakan 5 lagu, 1 lagu indentitas sekolah, 2 lagu dangdut dan 2 lagu daerah.

Setelah pertunjukkan selesai aku, Fica, dan Beverly beserta temanku yang lain foto bersama di panggung. Meskipun saat itu adalah saat yang menegangkan untukku tetapi aku senang bisa menampilkan yang terbaik, apalagi ditemani olrh kedua temanku Fica, dan Beverly yang memberiku semangat agar aku bisa memberikan yang terbaik untuk semua orang.

1 komentar: